AKUNTANSI
MANAJEMEN
Pengertian
Akuntansi Manajemen
Suatu tipe informasi kuantitatif yang
menggunakan uang sebagai satuan ukuran, yang digunakan untuk membantu manajemen
dalam pelaksanaan pengelolaan perusahaan atau informasi keuangan merupakan
keluaran yang dihasilkan oleh tipe akuntansi manajemen yang dimanfaatkan oleh
pemakai intern organisasi.
Peranan Akuntansi
Manajemen dalam Organisasi dan Peranan Informasi bagi Manajer.
Organisasi dan Sasarannya
Organisasi dapat
didefenisikan sebagai sekelompok orang yang menyatu bersama karena beberapa tujuan bersama. Tujuan bersama
yang mengarahkan kerja organisasi disebut sasaran organisasi. Tidak semua
organisasi mempunyai sasaran yang sama namun sebagian besar organisasi
mempunyai sasaran untuk memperoleh keuntungan.
Selain sasaran untuk
memperoleh keuntungan dari dana yang telah ditanamkan pada perusahaan,
organisasi/perusahaan juga mempunyai sasaran lain yaitu ingin memperoleh dan
mempertahankan reputasi integritas, wajar, dan dapat dipercaya. Perusahaan
ingin juga menjadi suatu kekuatan yang positif dalam lingkungan social dan
ekologi tempat perusahaan menjalankan aktifitas.
Akuntansi Manajemen sebagai suatu Tipe
Informasi
Akuntansi Manajemen dipandang sebagai suatu
tipe akuntansi yang merupakan suatu proses untuk mengolah informasi keuangan
untuk memenuhi keperluan para manajer dalam perencanaan dan pengendalian
aktivitas organisasi. Informasi adalah suatu data, fakta, pengamatan,
persepsi atau sesuatu yang lain yang menambah ilmu pengetahuan. Definisi lain menyebutkan informasi adalah data yang sudah diolah, atau
dengan kata lain hasil olahan data yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Informasi ini berbeda dengan berita atau issue. Pemerolehan informasi dapat
dari berbagai sumber baik eksternal maupun internal.
Karakteristik
informasi yang berkualitas :
1.
Tepat waktu: Informasi harus tepat waktu
karena apabila informasi datang
terlambat maka informasi
tersebut tidak berguna lagi. Ketepatan waktu sangat diperlukan manajemen dalam persaingan global.
2.
Relevan: Relevan adalah kesesuaian informasi tersebut dengan kebutuhan manajemen.
Informasi yang relevan akan sangat mendukung manajemen dalam pengambilan
keputusan.
3.
Akurat: Informasi yang akurat akan menjamin ketepatan
dalam pengambilan keputusan manajemen.
4.
Broadscope: adalah keluasan informasi. Dengan informasi yang luas, manajemen dapat
meminimalisir resiko yang mungkin timbul dari keputusan yang dibuat.
Pengertian Informasi Akuntansi Manajemen :
Informasi akuntansi manajemen mengacu pada
proses perbaikan nilai secara terus menerus untuk menambah nilai produk atau
jasa yang berkaitan dengan rencana, desain, ukuran dan operasi system informasi
financial dan nonfinancial yang membimbing dan mengarahkan tindakan manajemen,
memotivasi perilaku, dan mendukung serta menciptakan nilai budaya yang
diperlukan untuk mencapai sasaran organisasi.
Manfaat Informasi :
1.
Dapat mengurangi ketidakpastian.
2.
Membantu manajemen untuk bertindak lebih
baik.
3.
Membantu manajemen untuk mengenali lingkungan
internal maupun eksternal.
4.
Membantu manajemen dalam penilaian kinerja.
5.
Membantu perencanaan manajemen.
6.
Memotivasi Manajemen.
Peranan Akuntansi Manajemen bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam Organisasi
Secara hirarki manajemen dapat dikelompokan
menjadi tiga bagian yaitu manajemen atas(senior executive), manajemen
menengah(middle management), dan manajemen bawah(operational level.
Masing-masing tingkatan ini membutuhkan informasi yang berbeda-beda.
Contoh : Pada organisasi bengkel supervisor
merupakan manajemen tingkat bawah (operational level). Tugas supervisor adalah
memeriksa sepeda motor dll. Informasi yang dibutuhkan adalah jumlah kerusakan,
keseringan kerusakan, jumlah komponen yang dibutuhkan dan sebagainya.
Sementara manajer bengkel merupakan tingkatan
manajemen menengah, informasi yang dibutuhkan berbeda dari level operasional.
Level menengah membutuhkan informasi seperti yang berkaitan dengan cara
meningkatkan pendapatan (laba) perusahaan. Manajemen tingkat menengah ini lebih
terfokus pada cara atau strategi yang dapat meningkatkan laba perusahaan.
Sedangkan pemilik (owner) atau jajaran
direksi merupakan contoh dari manajemen atas (senior executive). Pada level ini
membutuhkan informasi tentang bagaimana cara untuk menyusun strategi
mempertahankan market share bengkel, memperbesar omset perusahaan,
diversifikasi perusahaan, loyalitas dan kepuasan pelanggan dan sebagainya.
Tampak jelas pada contoh diatas bahwa
masing-masing tingkatan manajemen perusahaan membutuhkan informasi berbeda satu
dengan lainnya.
Peranan informasi bagi manajer
Seperti yang telah kita ketahui informasi
sangat berperan dalam pembuatan keputusan bagi manajer, karena manajer
merupakan pimpinan dan peserta aktif dalam proses perencanaan, pengendalian,
dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu manajer sangat berperan penting
dalam pengambilan keputusan dan mengarahkan organisasi agar dapat mencapai
sasaran. Sedangkan informasi itu sendiri merupakan “mesin” yang membuat
manajemen berjalan. Dalam ketiadaan aliran informasi yang kontinyu manajemen
akan menjadi tidak berdaya dalam melakukan sesuatu. Oleh karena itu, organisasi
diharuskan memiliki jaringan yang luas, agar memungkinkan berbagai tingkat
manajemen dapat berhubungan melalui saluran komunikasi tersebut.
Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi
Keuangan
|
Keterangan
|
Akuntansi Keuangan
|
Akuntansi Manajemen
|
|
Audience
|
Eksternal
|
Internal
|
|
Tujuan
|
Melaporkan kinerja masa lalu pada pihak eksternal
|
Memberitahukan perbuatan keputusan internal oleh
tenaga dan manajer umpan balik dan pengendalian kinerja operasi
|
|
Waktu
|
Terlambat, historis
|
Saat ini, orientasi masa yang akan datang.
|
|
Tipe Informasi
|
Hanya mengukur keuangan.
|
Keuangan dan operasional dan pengukuran fisik
proses, teknologi, supplier, pelanggan dan kompetitor
|
|
Batasan
|
Regulasi, dikendalikan oleh aturan-aturan standar keuangan
|
Tidak ada regulasi, system dan informasi
ditentukan oleh manajemen untuk mempertemukan kebutuhan stratejik dan
operasional
|
|
Sifat informasi
|
Objektif, dapat di audit,reliable, konsisten, dan tepat
|
Lebih subjektif dengan pertimbangan valid,
relevan dan akurat
|
|
Cakupan
|
Laporan organisasi keseluruhan
|
Memberitahukan keputusan dan tindakan
|
Selain memiliki perbedaan antara akuntansi keuangan dan manajemen
juga memiliki persamaan yaitu :
1.
Prinsip akuntansi yang lazim diterima baik dalam akuntansi keuangan
kemungkinan besar juga merupakan prinsip pengukuran yang relevan dalam
akuntansi manajemen.
2.
Sama-sama menggunakan informasi operasi yang sama.
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar